Gunung Burangrang – Gunung Api yang Tak Lagi Aktif

Burangrang adalah sebuah gunung api yang sudah mati atau tidak aktif di Jawa Barat. Gunung ini termasuk salah satu jenis Stratovolcano yang sudah ada sejak zaman prasejarah. Burangrang memiliki ketinggian sekitar 2.050 mdpl. Gunung ini memiliki berbagai macam hutan di sekitar kawasan tersebut seperti hutan bukit, hutan gunung, hutan montane, dll. Oleh karena itu, Burangrang merupakan salah satu gunung penting di Jawa Barat meskipun tidak lagi aktif.

Banyak para pendaki yang memilih Burangrang sebagai salah satu destinasi pendakian. Hal ini dikarenakan panorama alam yang disajikan dan tantangan medan yang beragam menjadi salah satu alasan mengapa Burangrang menjadi primadona. Untuk bisa mencapai puncak Burangrang, ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih. Jalur pendakian tersebut adalah Legok Haji, Pos Komando, dan Pangheotan. Setiap jalur pendakian memiliki tantangannya masing – masing.

Jalur Legok Haji merupakan salah satu jalur tercepat menuju puncak. Akan tetapi, jalur ini memiliki tanjakan terjal yang sangat menantang bagi para pendaki. Sementara itu, jalur komando merupakan jalur yang lebih bervariasi karena ada tanjakan terjal dan landai. Sedangkan jalur Pangheotan merupakan salah satu jalur yang paling panjang karena melewati beberapa puncak sebelum mencapai puncak Burangrang. Oleh karena itu, stamina yang diperlukan untuk mendaki pada jalur ini juga cukup besar.