8 Jenis Motif Batik Cirebon Terkenal

Batik sebuah seni yang digambar diatas kain dengan berbagai cara untuk menghasikan batik khas dari tiap daerah yang menggambarnya. Dan banyak kota-kota besar penghasil batik seperti Cirebon misanya.

Selain di kenal dengan udang, kota Cirebon juga memiliki kesenian Batik yang tidak kalah saing dengan kota Batik yang sangat terkenal dan lebih. Kota Udang ini juga disebut bagian industri batik di Jawa Barat.

Salah satu batik yang paling terkenal dan menawan adalah Batik Motif Mega Mendung. Bukan hanya itu motif batik cirebon masih banyak yang harus kamu ketahui.

Berikut Motif Batik Cirebon :

1.     Motif Singa Barong

Motif yang diangkat dari hewan dan untuk pelengkapnya digambarkan sebuah alam dan tumbuhan.

2. Motif Kompeni

Motif yang diambil dari sejarah pemerintahan belanda yaitu VOC. Dan di dukung dengan dasar flora fauna pada motif Batik cirebon.

3. Motif Patran Keris

Motif yang sederhana dan kental dengan gaya klasik. Belum banyak dibubuhkan ornamen.

4. Motif Paksinaga Liman

Unsur gabungan dari garuda, naga dan gajah. Dengan ornamen kereta kencana motif ini adalah asli Cirebon.

5. Motif Taman Teratai

Bunga yang hidup di air, menggambarkan banyaknya taman bunga di Cirebon.

6. Motif Sawat Pengantin

Batik yang digunakan untuk adat pernikahan jawa barat. Dengan harapan melindungi mempelai dari kehidupan yang baru dibangun.

7. Motif Banjar Balong

Motif pohon diantara burng garuda. Yaitu pohon hayat, diartikan kehidupan dengan keselarasan.

8. Motif Cirebon Putri

Motif dengan gambar seorang putri dengan ornamen bunga dan tumbuhan.

 

Ciri Motif Batik Cirebon

  • Warna klasik seperti warna hitam, sogan, putih, merah, dan krem sebagai latar dari motif dan ornamen.
  • Motif utama memiliki warna kegelapan
  • Macam ornamen hias seperti, wadas atau batuan, Geomtris, Buketan atau tanaman, dan Byur yaitu ornamen tambahan dengan ukuran kecil memenuhi seluruh sisi kain

Sejarah Motif Batik Cirebon

Perjalanan asal usul Motif Batik Cirebon tidak jauh seperti batik pekalongan, jogja, dan solo. Berawal dari kerajaan dibawah kepemimpinan walangsungsang pada tahun 1469 Masehi.

Dan dilanjutkan oleh pemerintahan sunan gunung jati tahun 1479 masehi. Jadi sebelum berdiri keraton mataram ngayogya sudah ada batik, pada masa perkembangan islam.

Asalnya berawal dari abdi dalam kerjaan aktivitas membatik. Dan disaat itulah prajurit pelayan dan para petinggi tertarik dengan batik.

Dan ketika abdi dalam keluar dan tinggal di luar istana memperkenalkan batik pada masyarakat. Mulailah berbondong-bondong mempelajari cara membatik.

Dan seiring perjalanan waktu motif batik cirebon dikenal masyarakat luar dan para pemuka mancanegara saat berkunjung ke Cirebon.

Perbedaan batik Cirebon dengan batik Nusantara lain

Semua batik jika di jejerkan dalam satu tempat akan terlihat sama namun beda warna dan corak. Ya itu memang perbedaan umumnya. Namun ada hal yang harus di ketahui perbedaan Motif Batik Cirebon dengan yang lain.

Perbedaan batik cirebon dengan batik pekalongan, Sama tapi tidak serupa, pola pada batik cirebon memiliki warna yang cerah pada latarnya sedangkan motif batik pekalongan memiliki warna cerah pada setiap sisi latar, motif dan ornamen.

Sedangkan perbedaan lain dengan batik solo adalah jika warna batik solo cenderung ke warna soga atau cokelat kekuningan dan memiliki motif kecil dan tidak begitu kompleks. Dan pada bati cirebon warna yang terang dan banyak ornamen dan motif dalam satu kain.

Selain itu baju batik Pria Modern saat ini juga banyak yang menerapkan motif batik cirebon loh!